Geliat Minimarket Ummat

Geliat Minimarket Ummat

$100.00
Perhatikan saja, bila Anda mengunjungi gerai minimarket Al Hikmah, ada suasana agak berbeda dari gerai minimarket umumnya yang bertebaran di Jabotabek. Selain menjual produk berlabel halal, manajemen Al Hikmah mengharuskan seluruh pramuniaga wanita mengenakan jilbab. Suasana Islami semakin terasa dengan mengalunnya lagu-lagu penyejuk rohani bagi kalangan Muslim.

Selain Al Hikmah, konsep dan nuansa ritel Islami tampaknya juga berusaha dihadirkan oleh beberapa nama lain: Super Mini Market (SMM) yang dikelola Kopontren Daruut Tauhiid (Bandung), Al Amin (Bogor), dan Markaz yang kini memiliki 17 gerai dengan konsep waralaba.

Perkembangan jumlah gerai ritel berkonsep Islami memang tidak secepat gerai ritel konvensional, seperti Indomaret ataupun Alfamart. Alfamart, misalnya, hingga akhir 2003 menargetkan akan memiliki sekitar 600 gerai, sedangkan Indomaret memancang target 800 gerai (bahkan hingga akhir tahun depan 1.000 gerai). Adapun Markaz yang mulai dirintis sejak tahun 2000, baru memiliki 17 gerai yang tersebar di Yogyakarta, Jakarta dan beberapa kota di Jawa Timur. “Tahun depan kami menargetkan memiliki 54 outlet,” ujar Aji Haryo, Franchise Recruitment Officer PT Solar Sentra Distribusi, pengelola Markaz.

Menurut Aji, untuk mempercepat penambahan gerainya Markaz menawarkan sistem waralaba. Kelebihan yang ditonjolkan, antara lain menawarkan konsep waralaba Islami dengan investasi relatif rendah. Ia menjelaskan, untuk gerai seluas 50 m2 (stok awal sekitar 2 ribu item produk), peminat cukup membayar sekitar Rp 125 juta, plus fee waralaba Rp 25 juta untuk jangka waktu 5 tahun, sedangkan untuk gerai seluas 120 m2 (stok awal 4-5 ribu item produk), peminat harus membayar sekitar Rp 250 juta dengan fee Rp 35 juta untuk jangka waktu 5 tahun. Adapun target omsetnya, disebutkan Aji, Rp 2-3 juta/hari untuk toko ukuran 50 m2, dan Rp 6-7 juta/m2 untuk toko seluas 120 m2.

Jelas, investasi di Markaz relatif lebih murah dibanding Alfamart, misalnya. Di jaringan ritel yang dikelola Grup Sampoerna ini, untuk tipe toko 36 rak (luas toko 60-90 m2), peminat harus membayar biaya sekitar Rp 300 juta, tipe 45 rak (90-150 m2) Rp 350 juta, dan tipe 54 rak (150 m2) Rp 400 juta. Biaya itu sudah termasuk fee waralaba.

Berbeda dari Markaz yang tergolong ekspansif di kalangan peritel berkonsep Islami, Al Hikmah agaknya lebih konservatif. Dengan memiliki dua gerai minimarket dan satu gerai supermarket saat ini, pengelolanya mengaku belum berencana menambah outlet hingga akhir 2003. Bahkan, tahun depan hanya akan menambah satu gerai di Bintaro. Menurut Trio Nursalam, General Manager Pemasaran Al Hikmah, kelebihan minimarket-nya adalah membidik segmen menengah-bawah, sehingga harga murah dijadikan senjata untuk menarik konsumen. “Margin kotor yang kami dapat rata-rata sekitar 10%,” katanya. Strategi harga murah ini dilakukan Al Hikmah dengan cara subsidi silang di antara beberapa produk yang dijual.

Menurut Trio, agar tidak ditinggalkan konsumennya, Al Hikmah juga mengedepankan pelayanan kepada konsumen, dan menjaga kelengkapan produk sesuai dengan keinginan konsumen. “Selain harga, kelengkapan produk juga menjadi daya tarik konsumen,” katanya. Niken, 34 tahun, pengunjung minimarket Al Hikmah Rawamangun, mengakui kelengkapan produk yang ditawarkan menjadi daya tarik, apalagi beberapa produk sembako seperti telur dan susu harganya lebih murah dibanding minimarket lain. Trio memperkirakan, omset masing-masing gerai minimarket-nya Rp 3-4 juta/hari.

Langkah konservatif juga dipilih SMM yang berlokasi di Geger Kalong Girang, Bandung. SMM yang didirikan Kopontren Daruut Tauhiid pada 1994, belum berani berekspansi menambah gerai. Menurut Abdurrachman Yuri, pengelola SMM yang juga adik kandung Aa Gym, sampai saat ini SMM belum berencana menambah gerai. Alasannya, konsep SMM awalnya hanya untuk memberdayakan potensi masyarakat setempat. Sekarang, gerai toko dua lantai ini menyediakan sekitar 9 ribu item produk, dengan omset Rp 350 juta/bulan.

Menurut Anwar Hadi Isnianto, Vice President MQ Corporation, sebenarnya SMM tidak melabelkan sebagai jaringan ritel Islami. Memang, diakui Anwar, ketika terdengar adzan, minimarket itu sementara ditutup. Namun, menurutnya, nuansa Islami justru lebih ditekankan pada manajemen dan kualitas pelayanan yang didukung dengan menjual produk yang dijamin kehalalannya.

Anwar mengungkapkan, tahun depan MQ Corporation hendak menekuni bisnis minimarket dengan label MQMart yang merupakan pengembangan dari MQNet. Menurutnya, perkembangan MQNet sangat pesat, hanya dalam beberapa bulan telah memiliki 250 ribu member. Namun, ia belum bersedia menjelaskan panjang-lebar tentang konsep minimarket yang hendak dikembangkan. “Rencananya akan dikembangkan dengan pola franchise dan outlet pertamanya di Bandung,” ujarnya.

Pudjianto, Direktur Pengelola Alfamart menyambut baik munculnya minimarket bernuansa Islami, karena kehadiran minimarket ini membidik segmen tersendiri yaitu kaum Muslim. Ia mencontohkan Tip Top, yang sudah dipersepsikan sebagai supermarket bernuansa Islami, sehingga memiliki pelanggan loyal, meskipun harganya belum tentu lebih murah.

Ia membenarkan dari sisi pelayanan, jaringan ritel bernuansa Islami memang terkesan lebih memberikan kenyamanan bagi konsumen. Namun, dari segi harga, ia kurang yakin bila jaringan minimarket bisa memberikan harga lebih murah, karena hal ini terkait dengan volume penjualan.

Ke depan, minimarket bernuansa Islami tampaknya masih terfokus pada memperbanyak jumlah gerai, dan belum berencana mengembangkan ke skala yang lebih besar seperti supermarket ataupun hypermarket. “Kami sedang melihat perkembangan, tapi dari pihak pemilik ke depan ada rencana mengarah ke hypermarket, meskipun ini baru sampai tahap pemikiran,” papar Trio. (sumber)



Mengenal AlifaMart

Mengenal AlifaMart

$1,000.00

Saat ini perkembangan mini market sangat pesat sekali di Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar tapi juga sudah merambah ke pinggiran kota dan nyaris masuk ke pedesaan.

Selain dianggap memiliki prestise jika berbelanja di tempat belanja modern ini, para pelanggan pun dibuat nyaman dengan sistem yang ditawarkan mini market. Mereka mengambil sendiri barang yang dibutuhkan dari rak-rak dagangan dan membayarnya dikasir.

Di Jawabarat sendiri sudah banyak mini market yang tersebar dengan puluhan hingga ratusan gerai, seperti Alfamart, Indomaret, Circle K, Yomart dan SB Mart. Dari sekian banyak mini market tersebut hanya ada satu mini market yang menawarkan konsep islami, yaitu AlifaMart.

AlifaMart terletak di Jalan BKR Lingkar Selatan No 63 Bandung. Mini Market yang satu ini tidak bisa dipisahkan dari Alifa Moslem Shopping Centre atau pusat perbelanjaan keluarga muslim.

Keduanya satu paket yang ditawarkan Alifa sebagai pusat perbelanjaan untuk kaum muslim dengan menawarkan produk mulai dari kebutuhan sehari-hari, fashion, aksesoris, bookstore dan ruang serba guna (function hall). Semuanya terintegrasi dalam satu gedung.

Mini market yang menawarkan beragam kebutuhan sehari-hari berada di basment, fashion dan aksesoris kaligrafi berada dilantai dasar dan lantai satu. Bookstore berada di lantai satu, ruang serba guna dan masjid berada dilantai dua serta lantai paling atas ditempati kantor Alifa.

Ir. H. Deni Muttaqin, MBA, M.Sc, General Manager Alifa menuturkan bahwa pemilihan brand pusat perbelanjaan muslim adalah sebagai bentuk differensiasi yang unik dari pusat perbelanjaan lainnya. Karena menurutnya persaingan mini market ini sangat ketat dan melibatkan pemodal besar yang bisa mengancam pesaing-pesaingnya.

Mengusung Konsep Islami
Sistem transaksi yang ada di Alifamart, tidak jauh berbeda dengan kebanyakan mini market lainnya. Seperti pemilihan barang di rak-rak kemudian menyerahkan ke kasir, transaksi dan terakhir menerima bukti pembayaran.

Perbedaan yang menonjol di Alifamart terletak pada nuansanya yang Islami seperti busana pelayan yang menutupi aurat, corak ruangan bergaya timur tengah serta suara yang dipancarkan ke semua ruangan hanya murattal, ceramah dan nasyid.

Tidak ketinggalan pula produk-produk yang ditawarkan adalah produk yang halal baik yang sudah memiliki sertifikasi halal MUI maupun yang belum memiliki sertifikat halal tapi sudah melewati seleksi kelayakan produk halal dan baik yang dilakukan internal Alifa.

“Kita sebagai pribadi muslim ingin mengembangkan produk yang halal dan baik, misalnya di Alifamart kita tidak menjual minuman beralkohol, produk yang mengandung unsur babi, bahkan rokok pun kita tidak menjual. Hukum rokok memang kontroversi, tapi kita menetapkan bukan produk yang layak dikonsumsi” tutur Deni.

Alifa menerapkan sistem bagi hasil kepada para suplier yang menitipkan barangnya. Mereka yang menitipkan produk berasal dari para UKM dan suplier besar. Prosesnya pun cukup mudah. Mereka mendatangi bagian yang berwenang kemudian menyepakati bagi hasil. Setelah itu pengambilan hasil penjualan bisa dilakukan secara rutin.

Alifamart mulai beroperasi lebih awal pukul 07.00 pagi, sedangkan fashion dan bookstore beroperasi sejam kemudian. Namun keduanya tutup bersamaan pada pukul sembilan malam.

Dalam sehari Alifamart mampu meraup omset belasan juta rupiah dari kebutuhan sehari-hari yang dijualnya. Jumlah ini bisa naik beberapa kali lipat jika mendekati bulan Ramadhan. Begitupun dengan fashion dan bookstornya.

Sayang, sejak berdiri tahun 2003 sampai sekarang, Alifa tidak melebarkan sayapnya ke tempat lain dengan sistem waralaba atau pun buka cabang. Dani mengakui keputusan itu berat karena persaingannya sangat ketat dan membutuhkan modal yang sangat besar.

“Tantangan yang paling besar adalah para pesaing kita para swalayan besar. Alifa dalam tataran ide mau diwaralabakan. Tapi saingannya itu ternyata sangat besar sehingga arusnya sangat besar,” papar Deni.

Padukan Bisnis dan Sosial

Deni menegaskan bahwa pendirian Alifa tidak hanya berorienasi pada profit semata, tapi ada sisi sosial keagamaan yang ia garap. Hal itu dibuktikan dengan adanya sarana ruangan serba guna (Function Hall) yang disediakan Alifa di lantai dua.

Ruangan itu berfungsi untuk acara besar seperti pengajian, seminar, pelatihan serta kegiatan sosial lainnya yang bersifat islami. Ruangan ini bisa digunakan dengan pembayaran sewa, profit sharing atau bisa juga gratis tergantung sifat kegiatannya.

Daya tampung ruangan ini sekitar 700 orang. Pada ruang ini pula digelar shalat jumat secara rutin. “Jadi kalau dikatagorikan gedung Alifa ini ada dua katagori, 3 lantai ke bawah urusan duniawi, satu lantai ke atas urusan akhirat” papar lulusan S2 dari Lyon, Perancis, dan University of Geneva, Swiss ini.

Keuntungan lainya dari konsep sosial yang ia terapkan ini, ternyata bisa mendatangkan jumlah pengunjung yang lumayan banyak. Mereka berdatangan untuk mengikuti pengajian atau seminar dan sepulangnya mereka berbelanja. Deni mencontohkan dari 400 orang yang datang mengikuti acara minimal 25 % mereka melakukan transaksi.

Deni menyebut konsep ini sebagai konsep marketing mengundang orang dengan orang. Maksudnya mengadakan keramaian dengan kegiatan sosial sehingga orang penasaran mengapa disana ada keramaian.

Selain mengadakan acara di tempat sendiri, untuk menarik pelanggan Alifa juga sering mengadakan kegiatan di luar, seperti di masjid skala besar atau tempat keagamaan lainnya. Disana Alifa membuat bazar dan mempromosikan pusat perbelanjaanya. Namun tidak sesering acara di tempatnya sendiri.

Hasilnya, beberapa pelanggan baru berdatangan. Mereka kadang berasal dari Jakarta atau dari luar negeri sepeti Malaysia dengan status sosial ekonomi kelas menangah ke atas.

Deni mengakui masih banyak kekurangan dalam konsep perbelanjaan Islami yang ia terapkan di Alifa. Namun itu tak menyurutkan niatnya untuk terus memperbaiki dan tak akan kenal menyerah meskipun di sebrang jalan sudah menunggu para pesaing besar yang mengancam eksistensinya. :(sumber)




Kaos Threezeros.merch

Kaos Threezeros.merch

$10.00

Three Zeros Distro adalah Perusahaan Perseorangan yang bergerak di bidang Fashion Pria Islami. Memproduksi berbagai macam kebutuhan fashion Islami seperti : Kaos, Celana, Topi, Hoodie, Tas, dlsb.. Kami memiliki visi “Fashion For Da’wah”. Artinya, seluruh produk yang kami tawarkan ke konsumen akan senantiasa memiliki nilai dakwah Islam. Misi kami untuk mewujudkan hal tersebut antara lain :

Memproduksi kaos, celana, topi, dan tas yang memiliki nilai kampanye Islam;

Melakukan penjualan langsung(offline dan online) dan tidak-langsung(reseller, dropship, keagenan, dll) kepada remaja dan pemuda Islam;

Membuat even-even bazaar, pameran, atau semacam Islamic Clothing Fair dan mengumpulkan para produsen kaos Islami sebagai bentuk kepedulian kami terhadap perkembangan dakwah Islam lewat media clothing;

Menjaga kuantitas dan kualitas produksi, proses penjualan, dan publikasi tersebut.

Workshop kami berada di Lokasi yang cukup strategis, yakni di Jl. Krasak, no. 287, Cilamaya Wetan - Karawang

ThreeZeros Merchandise & Distro | Portal Revolusi

- Save your day, Safe your Fashion -

Jl. Krasak, no. 287, Cilamaya Wetan - Karawang

085794666671 | 089650638474

Pin BBM : 7c33607e

Foto kiriman ThreeZeros™ Islamic Distro (@threezeros.merch) pada



Elzatta Medan #Spirit212

Elzatta Medan #Spirit212

$10.00
Elzatta hadir menjadi sponsor HUT I Hijaber Community di Medan.

Elzatta merupakan satu produk dengan Elfood yang akrab di telinga peserta #Spirit212.

Berikut sebuah posting dari instagram.







#Spirit212: Minimarket 212

#Spirit212: Minimarket 212

$10.00
Super Market 212 yang digagas aktvis aksi #SuperDamai212 melalui #Spirit212 akan segera diluncurkan.

Waralaba ini sedang dipersiapkan dasar hukumnya dengan berbatunya beberapa notaris dan pemodal. (baca)

Rencananya, semua kabupaten di Indonesia akan memiliki Super Market 212 yang akan menjadi cikal bakal kebangkitan ekonomi rakyat

Belum diketahui apakah konsepnya akan dimulai dari bawah atau langsung melantai (IPO) di bursa saham.



#Spirit212: Roti Almaidah

#Spirit212: Roti Almaidah

$ 01.00

Aksi #SuperDamai212 terus diwujudkan oleh netizen dalam bentuk kebangkitan ekonomi umat.

Salah produk yang akan dilaunching adalah roti almaidah yang akan berproduksi di Surabaya dan didistribusikan ke toko-toko di Indonesia. (baca).

Kamu bisa menjadi pelanggan dan reseller produk terbut dengan menghubungi info url di atas.





Hovercraft Buatan PT. SUMBER DAYA PRIMATAMANUSA

Hovercraft Buatan PT. SUMBER DAYA PRIMATAMANUSA

PT. SUMBER DAYA PRIMATAMANUSA

KOMP. KEBAYORAN CENTER BLOK B1
JL. KEBAYORAN BARU NO.1 JAKARTA SELATAN 12240
TELP. (62 21) 72789555, FAX : (62 21) 7244802

PRODUKSI HOVERCRAFT

Pengantar
Hovercraft adalah kendaraan yang bekerja dengan meniupkan tekanan udara ke dalam bantalan sebagai pengangkat (lift) dan menggerakkan tekanan udara ke belakang sebagai pendorong (thrust).

Beberapa keunggulan dari desain hovercraft :

1. Kendaraan ini bersifat amphibi yaitu terutama dapat dipergunakan dilaut, tanah rawa, lumpur, air dangkal maupun berkarang dan bisa naik kedarat terutama mempunyai keunggulan dimedan yang berpasir dimana kendaraan beroda lainnya tidak akan dapat mengarunginya.

2. Desain kecepatan bisa rendah dan sangat tinggi karena gesekan dengan material dibawahnya relatip sangat kecil, dan maju dengan sikap setengah terbang.

3. Kinerja pergerakan tidak terpengaruh oleh polusi sampah terutama yang banyak terjadi diperairan dan disungai di indonesia.

4. Tidak memerlukan dermaga dan dapat mendarat disepanjang pantai yang landai.

5. Penggunan teknologi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat umumnya di Indonesia sampai pada tempat-tempat terpencil.

6. Pengoperasian dan perawatan didesain tidak rumit, sehingga dapat dilakukan oleh sembarang montir.

7. Pengguna dan penumpang merasa aman dan nyaman karena tidak akan terlalu oleng bila terkena terpaan ombak sebagaimana goyangnya dan montang-mantingnya kapal biasa.

Spesifikasi Kelas 2 – 4 Penumoang
Panjang : 2,9 - 3,4 meter
Lebar : 1,83 meter
Mesin : ROTAX 502 Two Cycle – 49 Hp
Skirt : Multisegmen
Fan : Multi wing
· Operasi di Lumpur Lapindo
· Evakuasi Banjir di Jakarta 2007
· Pemeran di Sumsel 2007

Spesifikasi Kelas 7 meter (Zempoo 73)
Dimensi operasi
Panjang struktur : 7 m
Lebar Struktur : 3.5 m
Tinggi tidak hover (sampai atas ducting) : 2 m
Berat kendaraan : 1000 kg
Berat Maksimum : 1600 kg


Daya angkut : 600 kg (barang): 8 personil
Rekomendasi tinggi gelombang air : 0.4 m
Engine type : Chevy 305, 250 Hp
Dorong and Angkat 5000 rpm, bensin
Kapasitas Tanki BBM maksimum : 180 ltr
Kecepatan maksimum : 27 knot
Kecepatan jelajah : 20 - 24 knot
Lama operasional : 3 jam
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com
Spesifikasi Kelas 12,5 meter
Dimensi operasi
Panjang struktur : 12,5 m
Lebar Struktur : 5.9 m
Tinggi tidak hover (sampai atas ducting) : 3.2 m
Tinggi hover : 3.3 – 3.85 m
Berat kendaraan : 5500 kg
Berat Maksimum : 8000 kg

Daya angkut : 2500 kg (barang):25 personil
Rekomendasi tinggi gelombang air : 1.00m
Engine type:
Dorong and Angkat 466 Hp1800 rpm
Kapasitas tanki BBM maksimum 700 ltr
Kecepatan maksimum 27 knot
Kecepatan jelajah 20 - 24 knot
Lama operasional 5 jam

Hovercraft ex Mambruk
DIMENSI
Panjang : 12.0 m
Lebar : 5.9 m
Tinggi : 2.2 m
Payload : 1400 kg
Kapasitas : 12 pax
Berat Maks. : 4000 kg
ENGINE
Lift & Thrust : MAN 300 Hp Diesel
POWER GENERATOR
Propeller : 3 Blades Compousite
Fan : Axial Fan

Spesifikasi Kelas 2 Propeller (Dalam Pengembangan)
Dimensi operasi
Panjang struktur : 18 m
Lebar Struktur : 8 m
Tinggi tidak hover (sampai atas duct) : 4.2 m
Tinggi hover : 5 m
Berat kendaraan : 20000 kg
Berat Makismum : 30000 kg
Daya angkut : 10 ton
(barang/kendaraan)
Rekomendasi tinggi gelombang air : 1.80 m
Engine type : 2 unit Diesel, 600 Hp
Untuk daya dorong
2 unit Diesel, 300 hp
Untuk lift
Kapasitas tanki BBM maksimum : 4500 ltr
Tinggi gelombang maksimum : 1,4 m
Kecepatan jelajah (airspeed) : 25 knot
Tinggi hambatan keras : 30 cm





Landing Horvercraft Utility LHU-20TM Made by PT DI

Landing Horvercraft Utility LHU-20TM Made by PT DI




Some armored vehicle made by PT. Skunk Engineering Jakarta

Some armored vehicle made by PT. Skunk Engineering Jakarta


Source


Some Armored Vehicle Made By Bengpus PAL TNI-AD of Indonesia

Some Armored Vehicle Made By Bengpus PAL TNI-AD of Indonesia

It is an internal Maintenance Division of the army. It has developed several vehicle, which are :

1. APC Ahmad Yani


2. Cakra FAV


3. Rantis Paksi


Source


Some Armored Vehicle Made by PT Pindad of Indonesia

Some Armored Vehicle Made by PT Pindad of Indonesia

APR (Angkut Personil Ringan) - Light Personel Carrier

TNI asked Pindad to build a new vehicle that could give better protection to soldiers, cheap, easy to maintain and must be delivered into service in shortime after.

They soon came up with APR-1-V1, a 4-wheeled APC based from commercial Isuzu truck. With 4.570cc Diesel engine it produce 3.200 HP, It could carry up to 12 persons and speed up till max 100 kmh.

APR-1-V1





Pindad also made further variant of it called APR-2




Pindad's further development is APS, base of APS is Texmaco 6 wheeled truck. The vehicle's design was kinda unique since it has 2 sliding door on both side of vehicle along with one on its back. The vehicle was more like to be a military limo rather than a combat vehicle.

There were two variants made, the APS-1-V1 and APS it self. They basically the same, but APS has a single centered driver compartment and 2 sliding doors on it side. Both variants could carry up to 13 personel, and it equipped with 12.7 caliber, AGL and possible 20 mm's.


APS1-V1

Source


The JASGU (Jeep Amphibi Serba Guna) the Multi Purpose Amphibious Jeep Made in Indonesia

The JASGU (Jeep Amphibi Serba Guna) the Multi Purpose Amphibious Jeep Made in Indonesia

This division in Indonesian Navy has created The JASGU (Jeep Amphibi Serba Guna) the Multi Purpose Amphibious Jeep. The marines already have three variants of it.

JASGU 1
- 1800 cc engine
- 4 personels

JASGU 2
- 1800 cc petrol (for land use) and 2500 cc diesel (for water use)
- Speed on water 7 knot

JASGU 3
- 4300 cc diesel engine
- Land speed 105 kmh
- Speed on water 15 knot
- 13 personels


Raptor and Aligator
They also build Raptor and Aligator, the Armored VIP and Troops Carrier Vehicle

Raptor
- Armoured VIP Carrier Vehicle
- diesel 4 cylinder in line
- 125 PS
- body Armoured Steel 8 mm,
- 7 passanger, 2 crew

Aligator
- Armoured Personel Carrier Vehicle
- diesel 4 cylinder in line
- 125 PS
- body Armoured Steel 8 mm,
- 20 equipped personel, 3 crew
- SMR RPD 12,7 mm.



Kendaraan taktis DMV-30A buatan PT. DI

Kendaraan taktis DMV-30A buatan PT. DI


Kendaraan yang oleh PT DI disebut DMV (Dirgantara Military Vehicle) ini menggunakan mesin diesel 3000 cc Ford Ranger dengan kelengkapan dua senapan mesin ringan FN Minimi.


Produk ESEMKA Indonesia

Produk ESEMKA Indonesia

Inilah produk kebanggaan Indonesia yang akan mengubah peta industri otomotif Indonesia. Lihat selanjutnya di sini



Minyak Indonesia dicuri

Minyak Indonesia dicuri

Bukan cuma soal harga minyak bu-mi yang melonjak dan subsidi membengkak, tapi penyelundupan dan pencurian BBM menambah berat masalah yang harus dihadapi pemerintah. Pencurian minyak dilakukan secara besar-besaran melalui laut, dilakukan oleh jaringan yang terdiri dari orang dalam Pertamina dan anggota aparat negara. Sebagian sudah tertangkap, dan mereka harus ditindak tegas.

Melihat skala dan organisasinya, pencurian tak mungkin baru terjadi hanya sekarang. Jaringannya harus cukup luas, domestik dan internasional, dengan modal besar. Semua membutuhkan persiapan matang dan waktu yang tak sedikit. Menggarap anggota komplotan operasi pencurian, mengatur kerahasiaan dan pengamanan, menyewa kapal tangki ukuran besar, mencari penadahnya dan me-nyiapkan kilang minyak yang menampung di luar negeri, menyelenggarakan administrasi transaksi jutaan dolar, semua merupakan organisasi yang kompleks.

Bisa diduga, ini dimulai dengan pencurian ukuran terbatas, dilakukan berkali-kali dan berkembang terus selama bertahun-tahun. Barangkali sudah belasan tahun, semenjak ada perbedaan harga pasar dengan harga BBM yang disubsidi negara. Apakah ini mungkin terjadi sekian lama tanpa diketahui siapa pun? Kemungkinannya memang hanya dua: tidak diketahui karena sangat tertutup sehingga selalu lolos dari pengawasan, atau memang diketahui tapi tidak ditindak, bahkan tidak dicegah. Dugaan lebih besar ditujukan pada kemungkinan yang kedua.

Jika benar demikian, berarti ada orang dalam Pertamina yang ikut mengatur, dan juga harus melibatkan aparat keamanan yang bersangkutan. Makin besar volume minyak yang diselewengkan, tentu makin tinggi kedudukan pejabat yang ikut dalam jaringan itu. Itu sebabnya kejahatan tersebut sukar terbongkar selama ini. Lalu, karena sekarang sudah terungkap, mestinya skandal ini diusut ke belakang sampai seluruh akar jaringan bisa dibongkar.

Semua pejabat tinggi Pertamina dan barangkali Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang terlibat atau ikut bertanggung jawab, langsung atau tidak langsung, juga anggota aparat negara seperti polisi, angkatan laut, bea cukai, pemerintah daerah, jangan sampai ada yang luput diperiksa dan diloloskan. Kesempatan ini hendaknya sekaligus dipakai sebagai proyek pemberantasan sistem yang serba busuk di negara ini. Fokusnya tidak dan jangan dibatasi hanya pada kasus penyelewengan distribusi BBM yang sekarang ada.

Bahwa penyelewengan distribusi di Pertamina sudah lama diketahui tapi tidak dapat ditindak tegas, sebenarnya bukan sekadar dugaan. Pada pertengah-an tahun 2000, misalnya, tatkala Presiden Yudhoyono masih menjadi Menteri ESDM, dia membentuk sebuah Tim Terpadu Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan pada Penyediaan dan Pelayanan BBM (Timdu BBM). Dari permulaan, Timdu BBM telah mengetahui lekuk liku jaringan penyalahgunaan pengadaan dan distribusi BBM dan menyadari keseriusan masalahnya. Timdu BBM, yang dasar pembentukannya kemudian diperkuat dengan surat keputusan presiden, juga sedikit banyak tahu siapa saja yang terlibat.

Sampai pembubarannya pada pertengahan 2004, Timdu BBM telah banyak bertindak, namun belum berhasil menggulung dan membongkar tuntas seluruh jaringan yang ada. Terutama yang belum terbongkar adalah jaringan yang melibatkan aparat negara sebagai backing. Mungkin masalah aparat negara ini bisa diatasi dengan minta pertanggungjawaban komandan tertinggi masing-masing. Sebaiknya Presiden Yudhoyono menuntut dan mempersyaratkan agar pimpinan Polri dan Angkatan Laut menjamin bahwa tak akan ada satuan di bawah mereka yang terlibat lagi.

Pertanggungjawaban yang serupa juga bisa diminta kepada Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Sekarang Timdu BBM diaktifkan kembali, dan selama tiga pemerintahan, tim itu berada di bawah naungan Menteri ESDM yang sama, Purnomo Yusgiantoro. Jika Timdu BBM menemukan hal-hal yang melibatkan aparat negara dalam penyelewengan BBM, seharusnya tidak perlu ada halangan untuk menindak dan menyelesaikannya. Tanggung jawab terletak pada Menteri ESDM bila Timdu BBM gagal lagi ketika menghadapi kekuatan aparat negara yang terlibat.

Adanya kesempatanlah yang membuat orang jadi pencuri: pengawasan kurang, sanksi tak tegas. Benar bahwa pencurian dan khususnya penyelundupan terjadi karena harga BBM subsidi yang lebih murah dari harga di luar negeri, dan lebih rendah dari harga BBM untuk industri di dalam negeri. Disparitas harga BBM ini harus dihilangkan dengan menghapus subsidi, yang mungkin baru habis dalam enam sampai sembilan bulan lagi. Sementara itu, tindakan tegas terhadap orang dalam Pertamina dan aparat negara perlu ditingkatkan intensitasnya sampai maksimum.

Sumber Tulisan: Majalah TEMPO Edisi. 30/XXXIV/19 - 25 September 2005



Inilah Daerah-daerah Penghasil Uranium Nuklir

Inilah Daerah-daerah Penghasil Uranium Nuklir

Pemetaan bersistem sumberdaya mineral radioaktif oleh Sastratenaya dan Tjokrokardono
(Batan ?) (dipublikasi IAGI, 1985) bisa menjadi acuan awal. Dalam pemetaan
itu deposit mineral radioaktif di Indonesia (Barat khususnya) dibagi menjadi
tiga kategori : DSS - daerah sumberdaya spekulatif, DSSb (daerah sumberdaya
spekulatif berindikasi), DSP (daerah sumberdaya potensial). Urutan tingkat
keyakinannya adalah : 1. DSP, 2. DSSb, 3. DSS. DSP sudah sampai ke tahap
pemetaan sebaran mineralisasi permukaan dan atau bawah permukaan sampai
estimasi cadangan secara geologis. Sementara DSS masih dalam kajian bahan
pustaka. DSSb di antara keduanya, ada penyelidikan lapangan, tetapi belum
detail ke tahap mineralisasi dan cadangan. I

nilah wilayah2 mineral radioaktif Indonesia (Barat) : Aceh Tenggara,
Tapanuli, Sibolga, Sawahlunto, Muarabungo, Sarko, Lampung Tengah, Tukul,
Bakumpai, Bulit, Mahakam Hulu (semuanya DSSb), Kembayan (DSS), dan dua area
dengan DSP : Jalur Timah dan Laur Ella. Tercampur ke dalam wilayah2 ini
adalah semua mineral radioaktif (thorium, uranium, dll.).

Saya detailkan yang Laur Ella di Kalimantan yang terkenal sebagai deposit
uranium. Secara geologi, ini merupakan septa malihan dalam jalur tonalit
Mesozoic Schwaner. Mineralisasi tipe urat dan stock werk dalam fraktur
sekistositas dan breksi sesar, umumnya berasosiasi dengan sulfida.
Mineralisasi seingkapan, bongkah batuan berkadar U tinggi, asosiasi sulfida
dan monazit. Mineralisasi tidak beraturan, berasosiasi dengan greisen,
lamprofir dan material granitik, sulfida; kontrol tektonik. Batan pernah
melakukan survey detail beberapa tahun di wilayah dekat Melawi ini bekerja
sama dengan Prancis (kerja sama ini berakhir tidak mulus dan ada selentingan
bahwa Prancis telah mengeruk deposit uranium dari Melawi itu sampai
menimbulkan demo masyarakat setempat - Prancis menggantungkan 75 % energi
listriknya kepada PLTN).

Di Indonesia Timur sebaran mineral radioaktif belum diketahui dengan baik
karena penelitiannya jauh tertinggal daripada penelitian sejenis di
Indonesia Barat. Tetapi, telah diindikasi tujuh daerah di Sulawesi termasuk
Banggai Sula dan empat daerah di Papua, di wilayah2 yang secara geologi
terdapat batuan granitik dan felsik lainnya.



 
Copyright © 2015. Indonesian Products